Menurut
Sofjan Assauri (2008,p.223) Pembelian merupakan salah satu fungsi yang
penting dalam berhasilnya operasi suatu perusahaan. Fungsi ini dibebani
tanggung jawab untuk mendapatkan kuantitas dan kualitas bahan-bahan
yang tersedia pada waktu dibutuhkan dengan harga yang sesuai dengan
harga yang berlaku. Pengawasan perlu dilakukan terhadap pelaksanaan
fungsi ini, karena pembelian menyangkut investasi dana dalam persediaan dan kelancaran arus bahan ke dalam pabrik.
Sedangkan menurut Mulyadi (2007,p.711) aktivitas dalam proses pembelian barang adalah:
1. Permintaan pembelian
2. Pemilihan pemasok
3. Penempatan order pembelian
4. Penerimaan barang, dan
5. Pencatatan transaksi pembelian
Permintaan
pembelian adalah contoh suatu aktivitas yang merupakan satuan pekerjaan
yang ditujukan untuk memicu bagian pembelian melakukan pengadaan barang
sesuai dengan spesifikasi dan jadwal sebagaimana yang dibutuhkan oleh
pemakai barang. Penerimaan barang adalah contoh aktivitas tentang
penerimaan kiriman dari pemasok sebagai akibat adanya order pembelian
yang dibuat oleh bagian pembelian.





